Jumat, 30 Mei 2014

[FanFict] Jurrasic Park "Run Or Death" Part 2



Selamatkan Dhike.....atau Membantu Rian...
Gasss ARGHHH.. Cepat pergi dari sini bawa member pergi jauh dari sini cepat AArgghh..
Tapii kauu "Pinta Bagas sambil menggendong Dhike yang pingsan
tinggalkan gue biar gue yang urus ARGHHH.... Cepat lariiiiiiiii!! "Teriak Rian sambil menahan Rasa Sakit dari gigitan Veliceraptor itu.


Bagas pun hanya teridam sambil mengepalkan tangannya.....
apakah dia harus lari meninggalkan temannya atau menyelamatkan Dhike..



"Mana yang harus aku pilih......nyawa para Idolaku atau nyawa Temanku..." Pikir Bagas sambil mengepalkan tangan dengan kuatnya.

DRAP.. DRAP.. DRAP.. DRAP.. Bagas pun Dalam Sekejap Lari meninggalkan Rian sambil membawa Dhike ke Tempat perkemahan Untuk diobati oleh para Member lainnya, dia lari begitu cepatnya dengan penuh semangat dan Rasa Amarah yang ingin meluap.

setelah sampai di perkemahan, Melody dan lainnya terkejut melihat Dhike terluka parah.
Bagas, "mel tolong Obati Dhike dan kinal awasi keadaan sekitar jangan sampai ada member yang keluar dari persembunyian, aku harus kembali untuk menyelamatkan Rian"

iyaa aku akan mengobatinya"Nurut Melody
aku juga akan mengawasi keadaan sekitar tapi tolong balik secepatnya! gas!"Pinta Kinal

Bagas pun tersenyum lebar dan mengangguk ke kinal dan melody, kemudian bagas mengambil Tas nya yang tertutup oleh dedaunan yang lebat dan mengambil sebuah Senjata yang kecil dan mematikan "Pisau" lalu dia kembali untuk menyelamatkan Rian.


Tidak kurang dari 4 M suara Rian masih terdengar dengan kencang, Bagas pun masih semangat dan ingin membunuh Veliceraptor itu dengan Brutal.

"ARGGHHHH Dinosaurus Sialan!!! JDAKKK!! "Pinta Rian sambil menendang kepala Veliceraptor tersebut.
Tiba-Tiba muncul 3 Ekor Veliceraptor yang mencium bau Darah yang berasal dari Tangan Rian dan langsung berlari menghampiri rian dan mengigitnya dengan sangat Ganas.




Tiba-tiba kedatangan Bagas sontak membuat Veliceraptor itu panik karena melihatnya membawa senjata, sebagian Veliceraptor lari tapi tidak untuk Veliceraptor yang Jantan. Bagas langsung berlari ke arah Veliceraptor itu dan saat ingin menebas hewan Tersebut ternyata yang dibawanya bukan Pisau.. melainkan LightStick!!! Rian pun sudah tak sadarkan Diri sedangkan Bagas Panik tingkat Dewa 

Dengan Cepat Veliceraptor Tersebut lari kearah Bagas dan ingin mengigitnya dengan kekuatan yang tak terkendali tetapi sesaat Bagas Teriak.

"HUAAAAAAAAAAA!!!!!" Teriak sambil mengacungkan LS 
Bagas dan Veliceraptor itu pun berlari bersamaan sambil mengeluarkan bunyi khas mereka.
JDAKKK pukulan pertama Bagas mendarat di Kepala Veliceraptor itu kemudian Bagas langsung memukul kembali kepala kadal besar itu dengan LS tanpa Bagas sadari tiba-tiba mulut Veliceraptor itu menyambar Pundak Bagas dan mengigitnya dengan kuat.

ARGGHHH sialannn kauuu "Bentak bagas sambil  memukul kepala Reptil itu menggunakan LS nya.

tidak lama kemudian Veliceraptor itu melepas gigitannya yang kuat dan melangkah mundur seakan-akan Dia takut kepada Bagas. Sesaat itu Bagas menghampiri Veliceraptor itu dengan cepat sambil mengucapkan Mix Chant sontak veliceraptor itu kabur terbirit-birit.

lahh.... Baru nge Chant aja udah takut tuh dinosaurus dasar payah!! penampilan doang serem tapi kekuatannye kaya bubur" Kesal Bagas sambil membanggakan diri.

Rian Rian kau tidak apa-apa??"tanya Bagas
Temannya pun tidak menjawab
Tanpa Pikir panjang Bagas Pun langsung mengendong Rian dan hendak membawanya pergi ke perkemahan

Tiba-tiba sesaat Bagas sedang berjalan dengan kakinya yang sedikit pincang akibat goresan kuku Veliceraptor tadi dia menemukan sebuah jalanan Besar dan Terdapat Beberapa Mobil yang bisa dipakai disana. 
Akhirnya dia pun lari ke perkemahan untuk memberi tau kepada yang lainnya bahwa ada jalan yang mungkin dapat mengeluarkan mereka dari Hutan itu.

"Semuanya Aku menemukan Jalan Keluar!!" untuk keluar dari Hutan inii"Girang Bagas sambil melompat begitu tinggi.
"Benerann?!!!!"Teriak Nabilah
hmm kalo begitu kita periksa keadaan Rian dulu
Tiba-tiba Rian pun langsung terbangun dan turun dari gendongan Bagas
"aku tidak apa-apa kok ugh.."kata Rian sambil Menahan Sakit
"Yang penting itu keselamatan kalian dulu kami sebagai Bodyguard harus menjaga kalian dengan Nyawa kami" Teriak Bagas sambil memegang LS dengan erat.
"ENGGA!! "Bentak Melody dengan Nada bicara yang sedikit naik

tiba-tiba seketika Hening.

disini kita harus bersatu 1 mati semua mati! masuk bareng keluar bareng-bareng jadi ga ada yang Egois disini"Bentak Melody
"Hmm.. bener apa kata kak Melody"Kata Beby dengan mata penuh keyakinan
"hiks hiks hiks"Tiba-tiba sonia nangis dan memeluk Gaby dengan erat
sedangkan Ve hanya terdiam sambil memeluk lutunya yang sedikit tergores.


Hmm Bagas pun tidak menyangka ternyata Melody  bukan sekedar Kapten menari tetapi dia Benar2 Kapten yang bijaksana Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara ngauman yang keras sampai-sampai membuat para kawanan burung terbang dari pepohonan


"GRRRRRRRRRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA"
Melody Pun gemeteran dengan hebatnya baginya dia belum pernah mendengar ngauman Mahluk Buas sekencang itu. sontak Bagas langsung berteriak.

Lariii semuaaaanyaaa!!!!"Teriak Bagas sambil menyuruh member yang lainnya Pergi dari perkemahan 

"Semuanya Lariiiiiiiiiiiiii ada TREXX" Teriak Ghaida dengan penuh rasa ketakutan
DRAPP..DRAP..DRAP..DRAP..DRAPP.. Bagas pun segera Berlari dan mengajak para member untuk pergi ke tempat jalanan besar yang ingin dia beritahu.

semuanya lewatt sini"Teriak Bagas sambil menunutun para Member lainnya.
Rian pun mengawasi untuk mengetahui apakah ada Predator yang sedang mengikuti.
kemudian Member pun masuk ke dalam Mobil dan mengunci pintu mobil rapat-rapat 

Terdapat 2 Mobil 

Mobil 1: Pengemudi Bagas 
penumpang: Melody,nabilah,Beby,sendy,Dhike,Frieska,ayana dan Ve

Mobil 2: Pengemudi Rian
Penumpang: Kinal,Rica,Jeje,sonia,shania,gaby,Ghaida dan delima


Bagas dan Rian pun langsung tancap Gas dan membawa Mobil itu dengan kecepatan penuhh, BRUMMMMMMMMMMMM....... Bagas pun menabrak apapun yang ada didepan Dan terus Tancap Gas namun suara Mobil yang berisik Membuat T-rex semakin Agresif dan mencari sumber suara Mobil tersebut.


sekitar 20 menit mobil itu terus berjalan namun tidak berjalan seperti mobil biasanya, mobil itu seakan-akan berjalan di udara dan kemudian berjalan kembali di tanah sontak itu membuat Bagas dan Rian bingung, tiba-tiba terjadi Guncangan Hebat Di tanah.

Gempa-gempaaa "Teriak ayana sambil memeluk Ve.
Tidak ini bukan Gempa"Tutur Bagas dengan muka yang sangat meyakinkan

Tiba-tiba Rian melihat Se ekor Trex Sedang berusaha Mengejar Mobil Bagas dan Rian, BRUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM......Rian pun langsung tancap gas penuh dan berteriak ke arah mobil Bagas.

"Tancap GASSSS ADA T-REX DIBELAKANGGGGG TANCAPP GASSSSS!!!!!"Teriak Rian dengan sangat Panik
sontak itu membuat Bagas langsung Tancap Gas tanpa pikir panjang, dengan jelas Spion Mobil menggambarkan Raksasa itu dengan sangat jelasnya.

lantunan Al fatihah pun mulai mengaluni mulut Bagas seakan-akan mulutnya tidak berhenti untuk berdoa, tiba-tiba Kedua mobil tersebut Mendadak Mati di tengah jalan sedangkan TREX itu sudah semakin dekat.
Bagas pun langsung keluar dan menyuruh parah Member untuk bersembunyi Kembali ke Hutan namun sesaat mau keluar keluar Mobil Trex itu pun ada di depan mata dan langsung melihat mobil Tersebut. 



Para Member pun langsung mengumpat Di bawah Mobil, dan Bagas hanya diam seolah olah menjadi patung. Malam hari itu pun berubah menjadi kesengsaraan ditambah Hujan yang dingin disertai angin yang bertiup kencang

Tiba-tiba TREX itu membenturkan kepalnya ke Mobil Bagas, secara tiba-tiba Mobil bagas mengeluarkan Bunyi Klakson yang tidak bisa dimatikan! itupun membuat Si TREX menjadi lebih agaresif dan berusaha untuk menghancurkan Mobil Bagas, Rian hanya bisa melihat sambil menahan rasa takut nya.

DRAKK DRAKKKK.. (Suara mobil di serang Trex)
UGHHH siall ajal sudah menjemput kita!"Kesal Bagas
"apa Yang harus kita lakukan!!??" Teriak Frieska
Tunggu aba-abaku"Kata Bagas sambil memegang setir Mobil dengan erat

secara tiba-tiba Mobil Rian memberikan Bantuan dengan cara meng klakson mobilnya juga, sontak itupun membuat Si TREX bingung akhirnya si Trex itu berjalan menghampiri Mobil Rian.

di dalam Mobil ternyata hanya ada Rian seorang diri sedangkan member yang ditumpangi Rian sudah dia bawa ke tempat yang aman.

Rian!! apakah dia sudah gila!!"Kesal Bagas sambil memukul Setir Mobil
Semuanya ayo keluar kalian harus mengumpat di balik semak2 itu bersama Member lainnya!
Iyaa!"Balas Beby,sendy,Dhike,Frieska,ayana,nabilah dan Ve secara bersamaan kemudian lari menghampiri semak-semak tsb, sedangkan Melody tidak mengikuti
kenapa teteh gaikut!!?"Kesal Bagas
Terus aku harus ninggalin kamu sama Rian gitu??!gabisaa!"Bentak Melody
Bagas pun langsung menarik Tangan Melody dan mengantarnya ke Tempat Persembunyian

Tenang Tehh aku sama Rian Insyallah bakal selamat "Kata Bagas sambil menatap mata melody dengan penuh keyakinan

sedangkan si Rian sedang dihabisi oleh TREX itu mobilnya di gulingkan kesana kemari sehingga membuat Rian tak terkutik, Bagas pun hanya dapat berteriak dan melempar Batu ke Arah Trex itu namun Trex itu tidak merespon Bagas.

Mobil rian pun di banting tanpa rasa ampun dan belas kalian sedangkan rian hanya teridam di mobil sambil menyilangkan tangan untuk menghindari benturan-benturan. 




Bagas pun bingung dia tidak tau harus berbuat apa tiba-tiba di kejauhan sana ada seseorang yang berteriak sambil membawa Lighstick berwarna Merah..

Sini looo Trex jelek daging gue lebih banyak mending kejer gue aja!!" Teriak Nabilah sambil mengangkat Ls warna merah itu.

Bagas pun tambah panik!! dia melihat dengan mata kepala uratnya sendiri bahwa Oshinya sedang mempertaruhkan nyawa!!

Tiba-tiba Trex itu tertarik melihat benda merah menyala yang dibawa nabilah kemudian lari mengahampiri nabilah dengan kecepatan setara dengan Mobil Ferarri.

JDUM... JDUM... JDUM... JDUMM... (Suara Hentakan Kaki Trex)

Member yang lainnya pun Berdoa dan sebagian ada yang gerutu karena aksi nekat nabilah, namun tidak dengan melody dia berusaha menghampiri Mobil Rian dan membantu Rian untuk keluar dari mobil Dannn Sedangkannn Nabilah lari karena dikerjar-kejar Trex Ganas itu.

Bagas pun langsung lari mengejar Trex itu untuk menyelamatkan Nabilah, Melody pun kesal dan mengampil Senjata Jenis Assault Rife "MA4A1" yang dia temukan Mobil Dan berlari untuk mengejar Trex itu juga.

DOORR DORR DORR TRURURURURU.......( Suara Tembakan )
Bagas pun lari sambil menutupi kepala  dengan kedua tangannya karena takut terkena tembakan dari Melody

Matiii loo Dinosauruss!!" Kesal Melody sambil menarik pelatuk Senjata"
Gila ini cewe ganas amat nembaknya,  bahkan dia engga melihat kalo depannya ada temannya dan asal tembak ajeee"Gerutu Bagas Dalam Hati

1 peluru pun menancap di Kaki Raksaksa itu, namun bukanya melemah Trex itu malah tambah Marah dan berbalik arah untuk mengejar Bagas Dan Melody, Nabilah pun terpental jauh karena terkena tebasan ekor mahluk Purba itu.

Mell sini senjata nya biar gue yang uruss!!" Bicara sambil meeminta senjata itu 

Aduhhh Tali pengikatnya nyangkut di celana jadi gabisa dilepass"Gerutu Meody sambil berusaha melepaskan Tali dari senjata yang nyangkut.

BRUMMMMM...........BRUMMM.......BRUMMMMMMMMMM.....
Tiba-Tiba Mobil Rian Datang dengan kecepatan Penuh untuk menjemput Bagas dan melody
Gas!! Mel!! Cepat naikkk" Pinta Rian 
Bagas pun mendorong Melody untuk masuk Mobil itu sedangkan Bagas tidak menaikinya.

Kenapa Lo gak naik Gasss!!!??"Teriak Rian dengan Nada sedikit marah
Gue harus selamatin Oshi Gue!, lu bawa pergi member yang lainnya biar gue urus Trex ini"Kata Bagas sambil memegang Pintu Mobil Rian 
Tapi..!!
Cepett jalann Keburu Trex muncul"Periintah Bagas sambil menutup pintu Mobil

BRUMMMMMMM........................ ... ... .. .. .  

Mobil Rian pun pergi dengan cepatnya dan pergi meninggalkan Bagas

GRAAAAAAAA!!!!!!!! (Suara Trex)

YA Tuhan!!"Teriak Bagas sambil bersiap-siap untuk lari.
DRAP DRAP DRAP DRAP "Dengan cepat Trex itu menghampiri Bagas dan berusaha untuk mengigitnya
namun Tiba-tiba Trex itu berhenti mengejar Bagas dan diam Ditempat.

ehh..dia udah gak ngejar lagi"Kata Bagas sambil berlari setengah jalan
GROOOOAAARRRRR!!! (Suara Spinosaurus)
Ternyata di depan Bagas ada Spinosaurus yang kelaparan dan sedang mencari makan
Tangannya yang Kuat, Giginya mungkin Sebesar Ikan Barakuda, dan kuku nya yang panjang dan setajam silet...
UAHHHH Dinosaurus Apa lagi inii?!!!"Teriak Bagas



Akhirnya terjadilah pertempuran antara TREX Dan Spinosaurus, kedua nya saling mengigit dan menyakar Sedangkan Bagas Berada di tengah-tengah pertempuran Hewan Purba itu.

secara tiba-tiba Spinosaurus itu menghantam Badan Trex dan membuat Trex terjatuh Bagas pun terpental karena terkena Cambukan Dari Ekor Trex yang Besar Dan Kuat.


Bagas Pun Pingsan seketika....
semua nya menjadi gelap..
apakah gue akan mati....
apakah hidup gue cuman sampe disini.....

Hujan yang menyelimuti Pulau itu perlahan-lahan mulai menghilang angin yang awalnya kencang perlahan-lahan mengecil ..

Suara Trex dan Spinosaurus yang bagas dengar dengan sayup perlahan lahan hilang dan semuanya menjadi sunyi....


Keesokan Harinya

Gass...Gas...Gas... bangunn bangunn "Suara Wanita 
perlahan-lahan Bagas membuka Mata dan berusaha untuk melihat siapa yang membangunkannya"

Perempuan ini persis seperti yang gue liat Di F(X).. mukanya yang cantik kaya bidadari dan gigi gingsul yang menjadi Ciri khasnya..tangan nya yang lembut menyentuh dada gue....

EHHHHHH!!! INI DIMANA??!!"Teriak Bagas dengan muka yang kumel dan usang.

Bagass ternyata kamu masih hidup....alhamdulillah.."Kata Nabilah sambil mengusap jidatnya yang berkeringat.

Kamu juga masihh hidupp bill!! semalem aku cari kamu tapi gak ketemu-ketemu..kamu gak apa-apa kan??"Tanya Bagas sambil mengusap dadanya.

iya aku gak apa-apa" Jawab Nabilah dengan nada Halus.

aku tadi habis berkeliling sepertinya ada Jalan biar kita bisa keluar dari hutan in! "Kata Nabilah dengan senyum yang lebar

Bagas pun hanya tersenyum kembali.

Kalo begitu ayo kita lanjutkan perjalanan"Kata Bagas sambil membersikan celananya yang kotor.
Hmmm..bagaimana ya keadaan Rian dan Member lainnya apakah mereka akan selamat..."kata Bagas Dalam Hati

mereka berdua pun melanjutkan perjalanan tidak lama kemudian mereka melihat ada jurang yang sangat Besar dan ditengah-tengah jurang itu terdapat jembatan besi yang sudah tua.

Hmmm..Sepertinya jembatan ini akan membawa kita keluar" Kata Bagas dengan penuh keyakinan

bener! liat dibawah ada sungai yang mengalir lurus kesana mengikuti arah jembatan" Jawab Nabilah

Akhirnyaa kita selamat!!! bil sungai secara otomatis akan membawa kita ke Pantai!!"Jawab Bagas dengan penuh semangat!

Kalo begitu ayo kita jalan"Tutur Nabilah


Sesaat Nabilah Dan Bagas mau melewati Jembatan Itu tiba-tiba ada Bayangan yang sayup-sayup berjalan di tengah jembatan dan mulai menghampiri Bagas dan nabilah..


Siapakah Bayangan itu???....
Apakah Dia Rian??........
Atau Seekor Dinosaurus yang sedang kelaparan??....



Bersambung...





Kamis, 29 Mei 2014

[Fanfict] Jurrasic Park "Veliceraptor Attack" Part 1



25 tahun yang lalu....
Di suatu Pulau yang sangat luas dan tak berpenghuni hidup 2 orang Ilmuwan yang bernama Jason dan Annabel  Yang mempunyai Impian Untuk mengembalikan Zaman Dinosaurus, Mereka Berdua dikenal sebagai Professor ter-Hebat Di Dunia bahkan mereka mendapatkan lebih dari 1 juta penghargaan Dari berbagai Negara,

Selama 45 Tahun menjadi Ilmuwan akhirnya mereka dapat Mengembangbiakkan Dinosaurus yang telah Punah sejak ratusan tahun lalu dengan menggunakan DNA Fossil.

Sudah lebih dari ratusan Spesies Yang mereka kembangbiakan Termasuk Jenis Predator, setelah 7 Tahun Bekerja Keras Akhirnya mereka berhasil membuat Taman Jurrasic yang sudah di isi lebih dari jutaan spesies yang di Kandangkan Di dalam Jeruji besi Ber aliran Listrik.

Tetapi Annabel masih Ragu untuk membuka Taman Jurrasic tersebut sebagai Taman Hiburan, Namun keraguan Anabel semakin menjadi di saat  Tiba-tiba Pulau Jurrasic itu dikelilingi Awan Hitam yang pekat dan diselimuti gemuruh Petir yang berwarna Biru Terang. ZASSSSS "Hujan Pun Turun dengan Kencangnya".

Anabel saat itu merasa lemas tiba-tiba badannya menjadi panas,kakinya gemetar dengan kencangnya dia bahkan sampai tidak bisa berjalan  namun badan dia seolah olah ada yang mendorongnya. Sepertinya Angin itu berusaha untuk memberitahu Anabel untuk Pergi dari Pulau Tsb.

 CTAAARRRRRRRR!!!!
Suara apa ituu!? "Bisik Anabel dalam hati"
HUAAA!! Tolong saya!! Tolong saya!!"Tiba-tiba Terdengar suara Teriakan Penjaga Kandang Dinosaurus"
"Anabel pun langsung turun dari menara Pilar dan melihat keadaan dibawah
Pak Antoo!! apa yang terjadi kau tidak apa-apa? "Teriak Anabel ke penjaga kandang dinosaurus
Namun Tidak ada balasan dari sang Penjaga Kandang.

kRINGGG Kringgggg!!
aduhh disaat hujan Deras begini siapa sih yang menelpon "Gerutu Anabel" namun rasa penasarannya membuat dia nekat ke bawah untuk melihat keadaan pak Anto sekaligus ingin menemukan sumber suara Hp tersebut, Dalam Sekejap Muncul se-ekor Veliceraptor dari sebelah kiri Anabel, tanpa merasa mengasihani musuhnya Veliceraptor itu segera mengigit pundak Anabel dan mengoyaknya. disaat Anabel sedang Pasrah dan merasakan gigitan Veliceraptor yang menyakitkan itu mungkin rasanya seperti digigit 2 hiu putih. Jason pun datang dan segera menembak Veliceraptor itu.

Anabel kau tidak apa-apa?? "Teriak Jason"
ugh...aku tidak apa-apa cuman luka sedikit.."bisik Anabel sambil menahan rasa sakit"
Kita harus keluar dari pulau Ini!! Sistem Pusat Mati karena kesambar Petir jadi otomatis Setiap kandang Dino tidak ber aliran listik lagi!! "Panik Jason"
tiba-tiba keluar 3 veliceraptor yang baru keluar dari kandang dan mencium Bau darah segar yang ber pusat di pundak Anabel.

Profesorrr apa yang harus kita lakukan! kita sudah tidak punya kesempatan hidupp "Teriak Annabel sambil mengenggam Foto anaknya yang berada di kalungnya".
Jason Pun tersenyum dan Berlari kearah Dinosaurus itu untuk menghalaunya,namun seketika tidak terdengar suara Anabel dan Jason lagi...

Sejak kejadian itu tidak ada yang tau keberadaan mereka berdua bahkan Pulau nya saja tidak ada yang bisa menemukannya....



25 Tahun kemudian.

Next Stop, Gelora Bung Karno Shelter! Check Your Belonging, And Step Carefully 
Mas Mas Bangun ini udah sampe di F(X) " Bicara Petugas Bus Transjakarta sambil membangunkan"
Oh iyaa Mass makasih banyak udeh dibangunin " Kata Bagas"
Dengan Gagahnya gue keluar dari Bus Tersebut, dan melihat kanan kiri apakah gue bener-bener udah sampe di Halte GBK.

Oh iyaa perkenalin Nama Gue Bagas Tirta Satria Biasa dipanggil Bagas gue adalah Mahasiswa dari Universitas Prima-ExCenter tetapi gue keluar karena tidak punya biaya untuk melanjutkan kuliah. dan sekarang gue sedang mencari pekerjaan untuk melanjutkan kehidupan gue yang miris ini.

Setelah gue keluar dari Halte tiba-tiba gue melihat Seekor  Perempuan Cantik sedang berdiri di depan Pintu masuk Mall F(X) Mata gue rasanya tidak ingin berhenti melihat spesies Cantik yang satu ini... muka nya yang cantik seperti Bidadari dan gigi gingsul yang menjadi Ciri Khasnya Ternyata Dia kubill!! (Nabilah) oshii guee.



secara tiba-tiba Wota pun langsung mengerubuti Perempuan Manis itu dengan Ganasnya, dengan cepatnya gue berlari dan berusaha menghentikan Wota tersebut untuk tidak mengerubuti Nabilah.

Secara tiba-tiba Nabilah Melihat gue dan gue melihat dia juga, Seketika hening Wota pun juga ikutan Hening
Tiba-Tiba Nabilah Berkata "Semuanya tolong jangan kerubutin aku dong gabisa napas nih -_-" wota pun segera menjaga jarak dan Mematuhi perkataan Perempuan manis itu. Tiba-Tiba Mulut nabilah pun mendekati Telinga gue "Eh tolongin aku dong" gue pun langsung menjawab "Minta tolong ape bil?"
"Bilangin ke mereka Tolong balik badan, nanti aku bakal kasih tanda tangan di punggung mereka masing-masing cepet bilang" Pinta Nabilah. gue pun langsung menuruti perkataan Nabilah dan berteriak di Hadapan Para Wota Ganas itu.

Oi semua nyaa! tolong dengerin perkataan Gue! "Teriak Bagas" Wota pun langsung terdiam dan berusaha untuk mendengarkan.

Kalian Semua mau dapet tanda tangan nabilah gakk??! "Seluruh Wota itu pun langsung Berteriak" "MAU DONG KK"

Yaudah kalo gitu kalian semua balik badan "perintah Bagas"

tanpa pake mikir panjang semua Wota pun balik badan.dan secara tiba-tiba Nabilah langsung menarik tangan gue dan berlari masuk ke dalam Mall. sesudah berlari selama 2 menit gue sama Nabilah langsung masuk ke Dalam Lift dan menekan Tombol F4,

Nabilah "Aduh tadi hampir aja ya" bicara Nabilah sambil mengusap-usap dadanya.
oh iyaa hahaha "ketawa Bagas"

Oh Btw tadi makasih ya udah bantuin aku jadi selamat deh "Seru Nabilah
iya sama-sama haha "Jawab Bagas

Tringgg lift pun sudah berhenti di F4 dan Membuka Pintu secara otomatis

Saat gue mengantar nabilah sampai depan Theater, semua orang di sekitar Theater melihat gue dengan Ganasnya namun gue berpikir "Anggep aja mereka mahluk Astral"

Sesudah sampai di depan theater nabilah berlari masuk dan berteriak "Makasih ya Bagass" sambil melambaikan tanganya yang lembut itu. sesaat Nabilah sudah masuk Ke dalam Theater gue pun langsung berkeliling Mall untuk mencari lowongan pekerjaaan namun disaat gue mau berjalan 1 langkah tiba-tiba gue mendengar Obrolan dari orang di samping gue

Wota 1," Eh Katanya JKT48 mau konser di Australia lohh!!"
Wota 2 "Masaa sihh??? wah berarti JKT48 udah terkenal banget dong yaaa "
Wota 1, "Tapi denger-denger juga lagi ada lowongan JoT kan di bagian Bodyguard katanya gajinya 10jt/bulan" Seru si wota 1
Wota 2, "Wah kesempatan emas nih buat kita kalo jadi Bodyguard mereka :v" Girang si Wota 2

Tanpa Pikir panjang Gue langsung berpikir Untuk melamar jadi JoT tetapi apa yang bisa gue lakukan...buka botol saos kecap aja gabisa....

Karena Bagas kurang berpengalaman menjadi Bodyguard dia segera pergi menjauhi theater dan berjalan sambil menundukan kepalanya namun tiba tiba bagas menabrak salah seorang JoT yang Sedang terburu-buru

BUAKKK!!
Bagas, "Adoww woy lo jalan liat-liat dongg! *Teriak Bagas

Indra, sori sori bro *Meminta maaf dan membereskan kertas-kertas

Bagas, lo mau ngelamar keja yaa?? *tanya bagas dengan muka sedikit kesal

Indra, Engga haha  ini Skripsi dari kantor gue emang situ mau ngelamar kerja? *tanya Indra sambil membereskan Kertas Skripsinya dan membenarkan kacamatnya

Bagas, iya tapi gue bingung mau kerja dimana..soalnya disini Lowongan pekerjaan sedikit"
Indra, mending lo jadi JoT aja! kaya gue! Hmm mau ngga? tapi di bagian Bodyguard? *Indra pun
menawarkan kepada Bagas

Tanpa pikir panjang lagi Bagas Pun langsung menerima tawaran dari Indra walaupun sesungguhnya dia gapunya pengalaman jadi Bodyguard. mereka berdua pun langsung menuju Theater, sesaat Bagas Masuk Kedalam dia melihat Poster "JKT48 World Tour" terapasang Di depan Pintu Theater

Gilaaa JKT48 udahh World Tour ajee Ga sia-sia deh gua nge-Idolain JKT48 selama ini *Senang bagas sambil mengusap jidatnya yang berkeringat.

Setelah beberapa Jam gue Interview gue Keterima untuk jadi Bodyguard JKT48 dan akan ditugaskan pergi ke Australia Untuk menjaga Member ternyata bukan hanya Bagas yang menjadi Bodyguard ada 3 orang lainnya juga yang siap menjaga Member yaitu Rian, Rifqi, Dan Herry.

Ke esokan harinya Bagas langsung Berangkat Ke bandara Soekarno-Hatta untuk bersiap-siap membawa peralatan Para Member, Sesaat Bagas sampai ternyata  sudah ada Herry stand By di depan Bus Member

sori baru datengg si Rian sama Rifqi mana?? *Tanya Bagas sambil merapihkan bajunya yang kusut

udah di dalem cepetan gih yang lain udah pada nungguin loh tuhh *Keluh Herry

Sesaat semua sudah siap dan segera menaikin Pesawat, Bagas merasa begitu semangatnya karena sekarang dia bisa melihat idolnya lebih dekat.

setelah sudah bersiap-siap semua member langsung menaiki Pesawat dan bersiap untuk berangkat, sesaat gue mau naik tiba-tiba Rian memanggil gue

"Bagassss!!" Teriak Rian
"ya ada apa???"
Cepetan naik -_-
Oh iya hahaha

Pesawat pun berangkatt dan terbang tinggi di langit~, saat itu gue melihat  kebersamaan didalam pesawat haha.. senang sekali bisa melihat Nabilah bermain sama member yang lainnya dari dekat saat itu Tekad gue Menjadi BodyGuard semakin membara.
tidak lama kemudian tiba-tiba pesawat mengalami guncangan yang hebat semuaa Member Panik, gue dan Rian berusaha untuk menenangkan para Member.

Tiba-tiba lampu di pesawat Nyala-mati dan terus begulang-ulang saat itu gue langsung menghampiri Kursi Nabilah
 bill kamu gak apa-apakan?*Tanya bagas
Gak kenapa-napa sih cuman PANIK -_- *Gerutu Nabilah

Tiba-tiba Pesawat goyang lagi tapi goyangan yang ini lebih dahsyat rasanya seperti goyang dangdut yang gak berhenti2 selama 24jam, Disaat semua member panik bahkan ada yang menangis tiba tiba Melody mengajak Semua Member untuk Berdoa Agar selamat sampai tujuan Gue pun ikut berdoa..gue hanya Pasrah dengan takdir gue selalu berpikir "apa hidup gue bakal sampe disini".... tiba-tiba terdengar suara tabrakan dari Dek Pilot

DUARRRR!!!
PRANGG.....DRRRRRRRRRRRRRRRRRR.....WHUZZZZZZZZ........... JDAKKKKK


Seketika Hening............
tidak ada suara sedikit pun........
gue takut....mulut gue tidak pernah berhenti membaca doa...
gue takut menghadapi kematian....
gue belom siap matiii.....

Gasss bangunn Gassss
Cepet bangun Pesawat Kita jatohhh 




Rian pun membangunkan Bagas sebisa mungkin dan dia percaya kalo Bagas masih hidup.
 gasss bangunn "Plakkkk"
Rian menampar Muka bagas dengan kencang sehingga membuat Bagas bangun dari Mati Surinya.


EHHH dimana inii?????!! "Teriak Bagas sambil mengusap-usapkan Matanya.

BAGASS lo masihh hidupp alhamdulillah.....Pesawat kita jatuhh dan sekarang kita terdampar di pulau!! 
"Kata Rian Sambil memegang bahunya yang terluka.

Gimana Dengan Para Memberrr??? "Tanya Bagas
Mereka semua baik-baik aja paling cuman luka sedikitt "Rian menjelaskan

Rian!! "Teriak Melody

yahh mell ada yang bisa saya bantuu??? "sambil menghampiri Melody
Kita harus cepet-cepet pergi dari sini kalo langit udah gelap bisa barabe urusannya.. "Keluh Melody
Disaat Melody sedang berbicara dengan Rian Kinal mengampiri Melody untuk menawarkan minuman

Mel nih minumm dulu biar ada tenaganya lagii "Perintah Kinal sambil memberikan sebotol Air Mineral.
oh iya makasihh,

Saat itu bagas hanya bisa bengong sambil menatap langit-langit tiba tiba dia mendengar suara yang tidak asing di telinganya "ngoong ngooong!!!!'" suara ini kaya gue pernah denger tapi dimana ya...."Keluh Bagas sambil berpikir keras, tiba-tiba pikirannya langsung tertuju kepada Dinosaurus Jenis Predator.

Tidak mungkin..haha Dinosaurus kan udah punah ngapain harus ditakutin lagi..halah -_- mungkin ini faktor jatuh dari pesawat jadi otak gue agak miring.
"Canda Bagas sambil mengipas-ngipaskan mukanya dengan daun tiba-tiba di depan Bagas muncul Mahluk seperti Kadal Tingginya hmm lebih tinggi dikit dari Bagas, kuku kakinya berbunyi seperti pelatuk Pistol, dan giginya runcing..kira-kira giginya itu mampu mengoyak daging hanya dalam satu gigitan.




Bagas tidak terlalu panik dan hanya mengusap matanya berkali kali namun kadal raksasa itu tidak hilang-hilang dari matanya saat kadal itu mulai memanggil kawanannya bagas pun langsung memukul kadal itu dan Lari secepat yang dia bisa. ternyata itu Dinosauruss benerann!!


VELICERAPTORRRRRRRR SEMUANYA LARIII!!! "Teriak Bagas ke semua Member dan Rian

Tidak mungkin Gas dinosaurus kan udah punahh.. -_- "Rian menyepelekan

Gue gak bohong barusan gue liat dengan Mata kepala gue sendiri "Teriak Bagas

HAHAHAHA gas yang bener aja masa ada dinosaurus jangan ngelawak dehh garing tauu "Sendy 

Tiba tiba terdengar suara teriakan...
HUAAAAA TOLONGGGGGG!!!!
para member pun langsung mengumpat di semak-semak dan menutupi dirinya dengan Daun, sedangkan bagas dan rian mencari sumber suara. Sekitar 3 M Rian melihat Salah satu member terkapar dan langsung menghampirinya


Dhikeeee!! apa yang terjadiii!! "Teriak Bagas sambil menyenderkan Dhike ke batang pohon
Ugh.....awas ada monster.. .... "Pinta Dhike sambil menahan luka di tangan kirinya!
tiba-tiba muncul seekor Veliceraptor dibelakang Rian dan langsung mengigit tangan Rian tanpa rasa ampun Bagas pun Panik dan langsung menggendong Dhike, dia tidak mau lari karena di pikirannya dia harus meilih diantara 2 pilihan..

Selamatkan Dhike.....atau Membantu Rian...
Gasss ARGHHH.. Cepat pergi dari sini bawa member pergi jauh dari sini cepat AArgghh..
Tapii kauu "Pinta Bagas sambil menggendong Dhike yang pingsan
tinggalkan gue biar gue yang urus ARGHHH.... Cepat lariiiiiiiii!! "Teriak Rian sambil menahan Rasa Sakit dari gigitan Veliceraptor itu.


Bagas pun hanya teridam sambil mengepalkan tangannya.....
apakah dia harus lari meninggalkan temannya atau menyelamatkan Dhike..


Bersambung..